swords.jpgSejak invasi AS ke Irak rakyat Irak tidak henti-hentinya melakukan perlawan terhadap arogansi AS yang telah lama menduduki Irak. Walaupun persenjataan dan teknologi mereka kalah canggih namun rakyat Irak yang tidak rela tanahnya diduduki masih terus melakukan perlawanan terhadap tentara AS dan sekutu.

Alhasil sampai sekarang tentara AS dan sekutu masih kewalahan menghadapi aksi berani rakyat Irak. Seperti mengalami jalan buntu akhirnya tentara AS *untuk pertama kalinya* secara resmi telah mengoperasikan pasukan khusus berupa robot yang dipersenjatai lengkap. Saat in pasukan “Robocop” tersebut sudah mulai berpatroli menyusuri jalan-jalan di Irak.

Kalau cinta ditolak dukun bertindak, maka tatkala rakyat Irak yang menolak invasi AS, maka bukan lagi dukun yang bertindak melainkan robot-robot yang dirancang khusus untuk militer dimana selain dilengkapi dengan senjata dan kamera juga mampu melakukan tugas layaknya tentara seperti pengintaian, menjinakkan bom, menjadi sniper dll. *Untuk lebih jelasnya silahkan lihat dalam video ini*.

evolver.jpgNamun “Robocop” AS ini jauh dari gambaran robocop yang kita lihat di film. Robot ini mengingatkan kita akan sebuat film di era 1995 yang berjudul “Evolver” dimana sebuah robot yang dipersenjatai lengkap termasuk senjata laser berubah menjadi monster yang menakutkan dan membunuh manusia. Dalam film tersebut salah seorang tokoh berhasil masuk kedalam fasilitas penelitian militer dan melihat video tentang sebuah proyek rahasia pemerintah tentang tentara robot masa depan yang disebut proyek “SWORDS”.

Begitupun dengan proyek robot yang dioperasikan di Irak adalah hasil pengembahan selama bertahun-tahun sebuah proyek yang disebut robot SWORDS (Special Weapons Observation Remote Reconnaissance Direct action System). Apakah ini kebetulan atau memang militer Amerika terinspirasi film tersebut?

Terlepas dari kebetulan atau bukan yang jelas semakin terlihat arogansi Amerika *atau malah semakin lemahnya tentara AS* sehingga harus menggunakan robot untuk menghadapi rakyat Irak.

Namun bagaimanapun robot tetap buatan manusia dan tidak akan ada yang bisa menandingi ciptaan sang Khaliq yaitu manusia itu sendiri. Jadi walaupun rakyat Irak harus menghadapi robot AS yang canggih namun dengan keyakinan dan demi membela Agama Allah dan Negara yang telah diinjak-injak tidak menutup kemungkinan robot-robot itu tak akan berdaya menghadapi tentara Irak. Seperti tak berdayanya pasukan Arab Saudi tatkala dikalahkan pasukan Irak pada putaran Final Piala Asia kemarin… Hidup Irak…🙂