Belakangan ini saya tidak bisa mengikuti kegiatan olah raga Badminton yang merupakan hoby saya. Badminton yang diadakan secara rutin oleh kantor biasanya saya lakukan 3-4 kali dalam seminggu. Hal ini dikarenakan cidera otot dipergelangan tangan yang terjadi beberapa lalu dan sudah berlangsung hampir satu bulan. Walaupun sudah dicoba untuk diobati beberapa kali namun cidera otot tersebut tidak kunjung sembuh.

Sebetulnya saya disarankan untuk istirahat dari kegiatan yang bisa menyebabkan cidera seperti penggunaan mouse, keyboard dan tentunya badminton. Akhirnya sudah sejak lama saya tidak bermain badminton namun mau tak mau saya masih harus tetap menggunakan keybord dan mouse karena pekerjaan saya yang menuntut seperti itu.

Setelah beberapa kali konsultasi dan mencari penyebabnya beberapa mengatakan bahwa ini kemungkinan akibat pekerjaan yang selalu dikerjakan berulang-ulang sehingga otot cidera dan tidak sembuh-sembuh. Lalu saya teringat teman saya ara yang pernah mengatakan dan menulis bahwa ada suatu gejala yang salah satu penyebabnya adalah karena melakukan suatu aktifitas yang dilakukan berulang-ulang, namanya Repetitive Strain Injury (RSI).

Apa itu RSI?

Paul Marxhausen disalah satu websitenya menjelaskan secara gamblang tentang apa itu RSI, seperti berikut :

Repetitive Strain Injuries occur from repeated physical movements doing damage to tendons, nerves, muscles, and other soft body tissues.

RSI (Repetitive Strain Injury) atau istilah lainnya repetitive stress injury, cumulative trauma disorder atau ocupational overuse syndrom *seperti yang disebutkan di wikipedia* adalah cedera atau kerusakan yang terjadi pada otot atau jaringan syaraf tubuh lainnya karena melakukan sesuatu secara berulang-ulang dan berlangsung selama bertahun-tahun. Sehingga hal ini menyebabkan nyeri pada otot-otot dan jaringan syaraf yang terkait, dan dalam waktu lama, dapat menyebabkan cacat.

Kisah Bill Gordon, pianis aliran jazz di era 1980-an, seperti dilansir dari Pikiran-Rakyat, mungkin bisa sedikit memperjelas kemisteriusan “benda” bernama RSI. Suatu pagi, saat hendak main piano, telunjuk kiri Gordon mendadak lumpuh. Berkali-kali ia gagal menekan tuts pada nada rendah. Menurut Dokter, Gordon menderita focal dystonia. Penyebabnya adalah terlalu aktifnya salah satu organ tubuh, yakni jari-jari, sehingga kerja sama antara otak dan organ pelaku lain mengalami error.

Gordon adalah satu dari sekian banyak penderita penyakit RSI (repetitive strain injury). Sindrom ini muncul tanpa disadari, sebagai efek samping menjalani profesi tertentu selama bertahun-tahun.

RSISebagian orang mungkin mengenal RSI sebagai carpal tunnel syndrome(CTS) yaitu suatu istilah medis untuk gejala mati rasa, ngilu dan lemah pada ibu jari atau jari tengah sebagai akibat dari iritasi pada bagian tengah otot disekitar pergelangan tangan. Namun CTS adalah hanya salah satu dimana masih ada gejala lain seperti Tendinitis, Bursitis , Tenosynovitis / DeQuervain’s Syndrome , Tendinosis , Thoracic Outlet Syndrome, Trigger Finger/Thumb dll.

Faktor penyebab RSI

Beberapa faktor yang paling umum adalah penggunaan keyboard dan mouse komputer selama berjam-jam atau bekerja didepan komputer yang tidak tertata dengan benar. Atau menggunakan alat musik seperti gitar atau piano yang dilakukan secara terus menerus. Namun ada juga faktor-faktor lain yang tidak terlalu nyata. Misalnya, memiliki kuku-kuku yang panjang yang berarti kondisi Anda mengetik dengan jari-jari yang rata dimana semestinya Anda mengetik dengan jari-jari yang melengkung.

Tip Mengatasi RSI

Berikut beberapa tips untuk mengatasi RSI :

  • Menghentikan Pekerjaan.
    Hentikan yang sedang Anda kerjakan begitu Anda merasa sakit, karena kebanyakan penderita RSI sebetulnya menyadari ketika mereka mulai merasa sakit.
  • Posisi tangan
    Jangan sampai pergelangan tangan terbebani dengan berat tangan Anda. Sudah harus mengetik, masih dibebani lagi dengan beban tambahan.
  • Posisi tubuh ideal
    Lutut kaki membentuk posisi 90 derajat, punggung tersandar di sandaran kursi, tangan tertopang sampai siku, monitor berada di ketinggian yang sama dengan mata Anda.
  • Olahraga
    Ini dapat sangat membantu Anda. Tidak berarti Anda harus ikut fitness, cukup berdiri dan berjalan2 sedikit sambil melemaskan pergelangan tangan, – yang penting hanyalah bahwa Anda melakukannya secara rutin.
  • Untuk mouse
    Solusi paling jitu untuk mengatasi rasa sakit karena menggunakan mouse adalah dengan memanfaatkan tangan kanan dan kiri untuk menggunakan mouse. Memang akan butuh waktu beberapa hari untuk membiasakannya.
  • Untuk keyboard
    Gunakan layout keyboard Dvorak yang bisa membantu para penderita RSI karena layout tombol-tombolnya lebih nyaman diakses daripada layout standar. Anda bisa merubah seting Windows/Linux agar bisa meggunakan layout ini.

Jadi hati-hatilah bila anda pengguna komputer atau alat lainnya yang penggunaannya dilakukan secara terus menerus dan berulang-ulang. Dan mudah-mudhan tips ini bermanfaat untuk mengurangi atau bahkan menghindari terkena RSI. Saat ini saya sedang mencoba untuk mempraktekkannya agar pergelangan tangan saya cepat sembut dan mudah-mudahan bukan RSI.