Beberapa waktu yang lalu Bos datang ke ruangan saya. Seperti biasa beliau hanya sekedar melihat-lihat dan ngobrol seputar kerjaan. Salah satunya adalah pembicaraan mengenai perubahan desain dari web perusahaan agar bisa lebih menarik lagi. Nampaknya akan ada kerjaan baru tapi untungnya perubahaanya tidak terlalu banyak.

Perubahan yang diminta berupa penggantian warna latar dan yang agak sedikit ribet adalah perubahan menu yang semula berada di sebelah kiri dirubah menjadi dropdown menu agar navigasinya lebih mudah.

Kebetulan pembuatan web perusahaan diserahkan dan ditangani oleh departemen IT perusahaan. Dan untuk lebih memudahkan dalam pembuatannya kami mencoba menggunakan semacam aplikasi Content Management System (CMS) yang sudah ada dan berbasis Open Source. Dari beberapa aplikasi yang ada akhirnya kami memilih Mambo.

Kenapa memilih mambo karena selain tidak terlalu sulit proses instalasinya juga fleksibel dan fiturnya cukup bisa memenuhi kebutuhan web perusahaan. Terutama dengan layanan template-nya yang mudah didapat atau dengan mendesain sendiri.

Selain itu toolnya yang “intuitif” dan “user friendly ” memungkinkan pemula atapun yang expert bisa lebih mudah dan efisien dalam mengatur konten secara online. Dukungan “backend” yang powerfull menjadi salah satu penilaian dalam memilih mambo.

Dari sisi Admin Mambo juga menawarkan interface admin yang sangat friendly dimana navigasinya sangat mudah dan memungkinkan Admin yang tidak berpengalamanpun akan bisa dengan cepat belajar dan memahami tool-tool yang disediakan oleh Mambo.

Untuk user yang bertugas mengisi kontenpun sangat fleksibel karena tidak memerlukan keahlian khusus seperti mengerti HTML untuk mengisi atau mengelola konten karena interface yang dibuat sudah seperti aplikasi word processing pada umumnya yang sangat mudah digunakan. Namun walau bagaimanapun lebih diutamakan yang bisa dan memahami HTML agar bisa lebih mengerti ketika ada masalah.

Dan yang paling menarik adalah bahwa mambo “free of charge” karena Mambo dirilis menggunakan lisensi GNU General Public License (GNU GPL) dimana sebagai CMS Open Source mambo bebas digunakan dengan cara apapun yang kita suka seperti memodifikasi kode asal. Namun harus diingat bahwa kita tidak diperbolehkan untuk menghapus copyright dari produk tersebut.

Dengan dukungan itu semua akhirnya kami berhasil membuat website perusahaan yang tidak kalah menariknya dengan website yang dibuat oleh Perusahaan Web Desain Profesional.